RANCANGAN
AKSI NYATA MODUL 1.1
PEMBELAJARAN
YANG BERPUSAT PADA SISWA
Langkah-langkah
:
Meminta
izin kepala sekolah
Melakukan
kesepakatan dengan siswa tentang kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
Membuka
ruang diskusi dengan rekan sejawat.
Pelaksanaan
kegiatan pembelajaran.
Refleksi
hasil kegiatan pembelajaran.
Latar
Belakang :
Filosofi
Ki Hajar Dewantara menekankan pembelajaran yang mengutamakan keberpihakan pada
siswa.
Tujuan
:
Meningkatkan
motivasi belajar.
Siswa
dapat melakukan kegiatan sehari-hari di rumah dan mampu melakukan refleksi.
Mendorong
kolaborasi antar guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
TOLOK
UKUR :
Meningkatnya
motivasi belajar siswa dan kolaborasi antar guru.
DUKUNGAN
:
Kepala
sekolah, berupa izin melaksanakan kegiatan.
Orangtua
atau wali, berupa kerjasama dalam memantau tindakan aksi nyata anak di rumah.
Rekan
sejawat, berupa adanya ruang diskusi positif.
CARA
MENDAPAT DUKUNGAN :
Kepala
sekolah, meminta izin untuk melaksanakan kegiatan aksi nyata.
Orangtua
atau wali, melakukan kesepakatan bersama siswa untuk menyampaikan pesan
pembelajaran secara daring dengan menggunakan Google Meet kepada orangtua masing-masing.
Rekan
sejawat, melakukan dialog dan diskusi terkait peningkatan kualitas
pembelajaran.
AKSI NYATA
Dengan
melihat kondisi di lapangan saat ini mendorong saya untuk melakukan sebuah aksi
nyata untuk melakukan perubahan setidaknya di satuan pendidikan saya saat ini.
Adapun aksi nyata yang saya lakukan adalah mengubah metode pembelajaran yang mulanya
fokus pada penuntasan materi menjadi berpusat kepada siswa yakni saya
mengajarkan pembelajaran kecakapan hidup di rumah dengan melakukan
kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan dirumah dan saya mengajak murid saya
untuk merefleksi bagaimana pembelajaran yang telah dilaksanakan dan membiasakan
menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
A. KEGIATAN AKSI NYATA
Sebagaimana yang telah
dijelaskan di atas, perlu adanya sebuah aksi nyata dari saya sebagai calon Guru
penggerak. Kegiatan Aksi nyata yang saya lakukan adalah dengan melaksanakan
kegiatan secara bertahap. Saya melakukan diskusi dengan Kepala Sekolah sebagai
pimpinan satuan pendidikan saya untuk memaparkan rencana kegiatan rancangan.
Tahap berikutnya adalah
saya melaksanakan diagnosis non kognitif dengan cara berdiskusi secara daring
untuk menentukan kesepakatan bersama jadwal pelaksanaan pembelajaran daring.
Pembelajaran daring ini menggunakan aplikasi Google meeting.
Namun, pada tahap ini
saya mendapati beberapa kendala. Salah satu kendala terbesarnya adalah masalah
kuota internet yang sangat besar saat menggunakan aplikasi ini. Hal ini dikarenakan
tidak semua siswa mendapatkan paket internet dari kemendikbud, diperparah lagi karena
penghasilan orang tua murid saya masih banyak dibawah rata-rata. Sebagian besar
dari orang tua murid bekerja sebagai pekerja tidak tetap dengan penghasilan yang
tidak tetap pula. Kendala lainya adalah berkaitan dengan smartphone (gawai)
murid yang sebagian besar masih belum begitu mendukung pembelajaran dari segi
kapasitas memori.
Selanjutnya, saya
beserta murid melaksanakan kegiatan pembelajaran daring melalui aplikasi Google
meeting membahas teknik dan strategi pembelajaran bermakna.
B. HASIL DARI AKSI NYATA
Secara umum, hasil yang diperoleh
setelah melaksanakan pembelajaran aksi nyata adalah adanya perubahan dari segi motivasi belajar dan
partisipasi dalam mengikuti pembelajaran bermakna. Setelah sebelumnya saya
memberikan waktu khusus kepada murid untuk melaksanakan pemebelajaran bermakna
sesuai dengan kodrat anak serta mengarah kepada konsep merdeka Belajar. Di awal
kegiatan terdapat kesepakatan bahwa murid diperbolehkan memilih kegiatan yang
dan disepakati berdasarkan kegiatan yang benar-benar diinginkan oleh murid.
Kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
C. PEMBELAJARAN YANG DIDAPAT DARI PELAKSANAAN KEGIATAN
1. KEGAGALAN:
Seperti yang
telah dijelaskan di atas, bahwa salah satu kendala dalam pelaksanaannya
karena menggunakan aplikasi zoom meeting beberapa HP siswa tidak
mendukung. Hal ini kerena memori Smartphone yang dimiliki oleh murid sangat
terbatas. Selain Paket Internet yang terbatas, masalah koneksi yang tidak
stabil juga mempengaruhi kondisi kegiatan Aksi nyata ini sehingga beberapa
murid tidak dapat mengikutinya. Namun saya mengatasi masalah ini dengan
mengirimkan file presentasi ke grup agar dapat dilihat murid yang tidak dapat
mengikuti pembelajaran.
2. KEBERHASILAN:
Kegiatan
aksi nyata yang saya lakukan di satuan pendidikan memikili dampak positif bagi
murid saya. Salah satunya adalah ada peningkatan motivasi belajar murid. Mereka
berpendapat kegiatan ini mampu memotivasi mereka dalam mengikuti pembelajaran
karena konsep merdeka belajar yang membuat mereka lebih tertarik dan tertantang
dalam melaksanakan pembelajaran tersebut.
D. RENCANA PERBAIKAN PELAKSAAN DI MASA MENDATANG.
Ada beberapa perbaikan yang masih
harus saya lakukan demi peningkatan kualitas pendidikan paling tidak di satuan
pendidikan saya. Dengan mengupgrade diri untuk dapat memberikan
pelayanan pendidikan yang terbaik di sekolah saya. Langkah kedepannya yang saya
lakukan adalah dengan mengajak rekan guru di satuan pendidikan saya. Tujuannya
adalah mengajak rekan guru untuk berkolaborasi menanamkan filosofi Ki Hadjar
Dewantara yang memberikan pembelajaran yang berpusat kepada siswa