Benih Unggul
Untuk
mendapatkan hasil panen sebuah tanaman menjadi bagus dan berlimpah serta harga
jual tinggi, maka sebelum menanam, petani harus memilih bibit yang benar-benar
bagus alias bibit unggul. Selain itu petani juga harus menanam di media atau
lahan yang bagus pula, bukan lahan yang kering dan tandus. Tidak lupa juga
memilih pupuk yang bagus selama pertumbuhan tanaman itu dan menyiramnya setiap
saat. Itu adalah untuk sebuah tanaman, bagaimana dengan manusia?
Proses
pembentukan manusia dimulai dari pertemuan sel sprema dengan sel telur di dalam
sebuah tempat kasih sayang yang bernama rahim. Untuk mendapatkan manusia yang
sempurna secara fisik diperlukan sel sperma dan sel telur yang sehat serta
sempurna pula. Seperti halnya tanaman itulah bibitnya. Bibit ungguh didapat
dari benih yang unggul. Benih yang unggul diperoleh dari proses perjalanan
panjang dengan berbagai tempahan kehidupan.
Seorang pria
agar dapat menghasilkan sel sprema berkualitas, sehat dan sempurna maka harus
menjaga kesehatan jasmani dan rohaninya, seperti menghindari rokok, alcohol dan
makanan yang dikonsumsi harus sehat, begitu juga dengan seorang wanita.
Kecerdasan seorang anak diturunkan dari seorang ibu, maka untuk mendapatkan
anak yang cerdas, harus memilih wanita yang cerdas pula.
Saat janin itu
tumbuh dalam Rahim, maka seorang wanita harus menjaga hati dan pikirannya agar
nantinya bayi yang dilahirkan akan mengikuti sifat-sifat ibunya saat
mengandung. Rahim inilah jika dalam tanaman adalah media atau lahan tanamannya.
Agar janin di dalam Rahim tumbuh sempurna dan berkualitas, maka asupan gizi,
baik jasmani dan rohani seorang ibu harus diperhatikan. Asupan gizi jasmani
yang dimaksud misalnya dengan mengkonsumsi makanan sehat sesuai nutrisi yang
diperlukan oleh ibu dan janin. Sementara asupan gizi rohani yang dimaksud
adalah siraman rohani yang bisa dilakukan setiap saat untuk mendekatkan ibu
pada Sang Khaliq.
Dengan
demikian, untuk mendapatkan seorang manusia yang berkualitas dan sempurna juga
diperlukan bibit dan lahan yang berkualitas dan sempurna pula. Maka dari itu,
bagi yang belum memiliki pasangan hidup dan ingin memiliki generasi yang cerdas
berkualitas, pilihlah pasanganmu dari mereka yang baik dan berkualitas secara
lahir dan batin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar