Jumat, 11 Juni 2021

AKHIRNYA

Akhirnya

Perjalanan seorang manusia dimulai dari awal ditiupkan ruh dalam badan saat di kandungan. Setelah lahir ke dunia saatnya memulai kehidupan baru yang penuh dengan godaan fatamorgana. Saat menjadi anak-anak dan remaja, mereka dipoles dan dibentuk karakternya oleh orangtua dan lingkungannya. Indahnya kehidupan saat menjadi anak-anak tanpa adanya beban kehidupan. Kehidupan masa anak-anak isinya adalah belajar yang dikemas dalam permainan. Permainan yang menumbuhkan semua sifat asli anak-anak, lucu, polos dan tanpa ada beban hidup.

Saat remaja, lingkungan lebih berpengaruh untuk membentuk karakter mereka. Orangtua menjadi benteng utama dalam menjaga masa-masa remaja ini. Orangtua harus bisa berperan menjadi teman dan sahabat bagi mereka. Saat remaja inilah mereka sedang membentuk jatidirinya untuk melanjutkan pada kehidupan yang lebih menantang. Kehidupan yang mengharuskan kita memilih untuk menjadi manusia dewasa yang baik atau tidak baik. Itu semua adalah pilihan yang harus dipilih dan dipatri dalam diri.

Setelah remaja menuju dewasa, saatnya menjadi orangtua yang akan melahirkan kembali generasi-generasi penerus. Pilihan menjadi manusia berkarakter baik atau tidak baik, keduanya memiliki konsekuensi masing-masing terhadap masyarakat dan penciptaNya. Menjadi manusia yang berkarakter baik akan menempatkan kita menjadi manusia agung di depan Sang Pencipta dan terhormat di tengah masyarakat. Begitu pula sebaliknya, menjadi manusia berkarakter tidak baik maka akan menempatkan kita menjadi manusia yang ditentang oleh masyarakat dan hina di hadapan Sang Pencipta.

Kehidupan manusia maksimal hanya sampai menjadi orangtua. Setelah puas dan menikmati dengan menjadi orangtua, akhirnya semua juga akan kembali kepada Sang Pencipta dengan caraNya. Akhir kehidupan bisa saja saat masih anak-anak, remaja, menginjak dewasa bahkan saat belum sempat melihat indahnya dunia. Dengan demikian, untuk apa menjadi manusia tidak baik, untuk apa menyombongkan diri karena jabatan, karena harta, untuk apa menciptakan permusuhan dengan sesama. Oleh karena itu, berbuatlah baik terhadap sesama dan alam sekitar, ciptakan suasana persaudaraan dan ketenangan di sekitar kita, tidak perlu untuk ingin dipuji, lakukan dari hati dan dengan senang hati, semua itu akan tercatat sebagai amal kebaikan tersendiri.

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DIBALIK MIE SIAP SAJI

  DIBALIK MIE SIAP SAJI Semua orang pasti mengenal makanan siap saji yang bernama mie instan. Selain mudah didapat, varian makanan ini ber...