Kesimpulan Inkuiri Apresiatif
Inkuiri Apresiatif adalah sebuah
pendekatan kolaboratif dalam melakukan perubahan yang berbasis kekuatan.
Inkuiri Apresiatif ini dikembangkan dengan menggunakan prinsip-prinsip
psikologi positif dan pendidikan positif. Selain berbasis kekuatan juga
merupakan model manajemen perubahan perbaikan dalam suatu system misalnya
organisasi atau komunitas.. Inkuiri Apresiatif memulai perubahan dengan
berdasarkan pertanyaan utama yang dijalankan dalam suasana positif dan
apresiatif.
5 Tahapan Inkuiri Apresiatif
disingkat dengan BAGJA.
1. Buat Pertanyaan
Satu pertanyaan
utama adalah menentukan arah penelusuran, penyelidikan dan penelitian
terkait perubahan yang diinginkan. Tiap pertanyaan utama mewakili tiap tahapan
proses BAGJA yang berbeda. Pertanyaan inilah yang akan didiskusikan bersama dan
pilihlah salah satu pertanyaan yang akan didiskusikan sebelum membahas
pertanyaan yang lain.
2. Ambil Pelajaran
Dilakukan
setelah kita sepakat memilih pertanyaan mana yang akan didisikusikan. Tahapan
ini akan menuntun kita dalam mengambil pelajaran dari pengalaman positif
individu maupun kelompok dari unsur berbeda maupun sama. Bagian ini akan
menjawab pertanyaan lanjutan dari pertanyaan utama.
3. Gali Mimpi
Tahapan ini menggambarkan
keadaan ideal yang diinginkan oleh komunitas dengan menggambarkan secara rinci melalui
sebuah narasi. Dalam perencanaan, kita akan menyusun pertanyaan pemandu
dalam penggalian mimpi tersebut, misalnya seperti apa orang yang terlibat,
kebiasaan baru yang akan terjadi dan sumber daya apa yang akan tersedia.
4. Jabarkan Rencana
Untuk mencapai
gambaran yang diimpikan maka harus dijabarkan rencana yang akan dibuat. Tahapan
ini adalah untuk mengidentifikasi tindakan yang diperlukan dan mengambil
keputusan-keputusan ketika perencanaan awal kita perlu membuat
pertanyaan-pertanyaan rencana yang lebih konkrit, seperti siapa, bagaimana dan
kapan dilakukan.
5. Atur Eksekusi
Tahapan ini
mengatur siapa saja yang terlibat dalam tahapan yang dibuat. Tahapan ini membantu
mentransformasi rencana menjadi nyata. Oleh karena itu diperlukan
pertanyaan-pertanyaan yang membantu memutuskan peran dalam pelaksanaan, seperti
siapa yang terlibat, bagaimana melaksanakan, system evaluasi dan pelaporannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar