Gadget
Siapa yang tidak kenal benda yang satu ini. Bendanya kecil, pintar,
simple bisa dibawa kemanapun dan bisa menyimpan data seperti memori otak
manusia. Anak belum genap berumur satu tahun saja sudah mengenal benda ini
melalui ibunya. Iya…betul…gadget. Sebuah alat komunikasi yang memiliki banyak
fungsi dengan dilengkapi berbagai macam fitur yang berbeda. Gadget ini selalu
mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman saat ini.
Gadget bisa mengakses informasi yang dibutuhkan dengan tak
terbatas. Dengan adanya alat ini, kita didekatkan dari yang jauh, namun juga
dijauhkan dari yang dekat. Bagaimana tidak? Jika kita telah asyik dengan gadget
maka kita akan lupa dengan sekitar kita, lupa dengan waktu yang telah menjadi
prioritas hidup kita. Kita mampu berjam-jam bersama dengan gadget, namun kita
tidak mampu berlama-lama dengan Sang Pemilik Hari.
Seorang suami atau istri, jika sedang berada dalam dunia gadgetnya
maka mereka tidak memperdulikan satu dengan yang lain. Akibatnya sering terjadi
pertengkaran antara suami dan istri, karena merasa sudah tidak lagi
dipedulikan, tidak lagi diperhatikan, mereka lebih mementingkan gadget. Demikian
juga anak dan orangtua, jika mereka sudah memegang gadget, maka perhatian
keduanya semakin berkurang. Sering terjadi, anak asyik dalam dunianya sendiri,
begitupun orangtuanya. Mereka tidak lagi harmonis dalam keluarga, tidak ada
lagi canda tawa, senda gurau yang saling membahagiakan.
Saat ada kegiatan berkumpul, rapat resmi ataupun pertemuan-pertemuan
tidak resmi, kadang kita tidak focus lagi tentang apa yang sedang dibahas dalam
kegiatan itu, dikarenakan masing-masing orang asyik sendiri dengan gadgetnya.
Saat salah seorang berbicara, maka sikap yang terlihat adalah tetap asyik
melihat gadget. Karakter inilah yang sekarang tumbuh di semua lapisan
masyarakat.
Seorang ibu jika melihat anaknya sedang rewel menangis, saat
diberikan gadget kemudian terdiam, maka dikira dengan diberikannya gadget ini
akan menjadikan solusi bagi si anak. Jika seorang ibu paham betul tentang
bahaya gadget, maka langkah itu tidak akan diambil. Gadget akan mengurangi
fungsi syaraf motorik anak dan akan mengganggu fungsi organ-organ lain anak
yang masih normal. Anak akan mengalami gangguan tumbuh kembangnya secara normal.
Gadget…oohhh….gadget, engkau begitu penting, melebihi pentingnya
dompet. Buktinya saat gadget kita ketinggalan atau hilang, maka kita akan
kebingungan seperti orang yang kehilangan identitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar